HATI-HATI 10 HAL PEMBATAL SYAHADAT

Allah telah mewajibkan bagi seluruh hambanya untuk masuk ke dalam Islam dan berpegang teguh dengan ajaran-Nya dan menjauhi segala sesuatu yang menyimpang darinya....

Mengenal dan Memahami Manusia dalam ISLAM

Inilah hal pertama yang harus kita pelajari dalam islam yaitu mengenal manusia, mengenal diri kita. Jika ada anak yang tidak berbakti kepada orang tuanya,....

Trading Forex Modal Gratis 15$

Anda mudah dalam Membuka Account Live untuk transaksi real, tidak terbatas membuka akun demo sebagai sarana untuk menguji atau latian, berbagai jenis account forex...

Mengenal Al-Quran.

Al-Quran berasal dari kata : ?َ?? - ???? - ????? - ????? berarti bacaan. Al-Quran adalah Kalamullah yang mulia dan terpelihara

Mengenal Allah

Mengenal Allah SWT, adalah suatu bagian terpenting bagi seorang yang mendeklarasikan dirinya seorang Muslim. Manalah mungkin ia bisa mengatakan dengan lantang bahwa dirinya muslim, sementara ia tidak mengenal dan memahami Allah yang menjadi sembahannya.

Skenario Global Kehidupan Manusia

Kehidupan dibumi telah dilalui pada suatu masa yang penuh dengan kegelapan. Tidak ada toleransi dan persamaan hak diantara mereka. Pertumpahan darah dan permusuhan berlangsung sebagai suatu hal yang biasa.

Makna Dien-ul-Islam

Sesungghnya Islam itu dien samawi yang befungsi sebagai rahmat dan nikmat bagi manusia seluruhnya. Din Islam memiliki nilai kesempurnaan yang tinggi, lagi pula sesuai dengan fitrah manusia dan cocok dengan tuntutan hati nuranimanusia seluruhnya sebagai makhluk ciptaan Allah dalam menerima Dinullah yang hak.

Tampilkan postingan dengan label Islam di Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam di Inggris. Tampilkan semua postingan

17 Mei 2011

Apakah BBC Punya Masalah dengan Muslim?

Apakah BBC Punya Masalah dengan Muslim



Islamofobia nampaknya sudah merambah ke seluruh lini kehidupan masyarakat Barat, termasuk media massanya. Kesan ini terlihat dari acara "The Biq Questions" yang ditayangkan stasiun televisi BBC pada Minggu (15/5).


Program itu mengangkat tema "Does Britain Have a Problem with Muslims?". Dari judulnya saja mengilustrasikan bahwa persoalan Islamofobia sudah memasuki ranah media. Bisa dibayangkan jika media sekaliber BBC menayangkan program bertajuk "Does Britain Have a Problem with Jews?" atau "Does Britain 

Have a Problem with Blacks?"

Yang menjadi pertanyaan mengapa BBC mengangkat tema yang tendensius, apakah BBC punya masalah dengan Muslim?

Pembawa acara Nicky Campbell membuka acara dengan pernyataan yang bias, "Usamah Bin Ladin mungkin sudah mati, tapi para pengikutnya tetap hidup. Pada hari Jumat, Taliban Pakistan membunuh 80 orang untuk membalas kematian Bin Ladin ..."

"Sekarang, Inggris juga menjadi pusat penyebaran ideologi para islamis, yang bukan hanya berpotensi menimbulkan resiko keamanan, tapi juga bisa memicu ketegangan di tengah masyarakat kita. Jadi, satu pertanyaan besar kita pagi ini adalah: apakah Inggris punya masalah dengan umat Islam?"

Panelis yang dihadirkan dalam acara itu juga sama sekali tidak imbang. Hanya satu panelis yang mewakili suara Muslim, yaitu Salma Yaqoob yang dikenal sebagai tokoh cendikiawan muslim di Inggris. Selebihnya adalah wartawan dari kelompok sayap kiri Ann Leslie, Taj Hargey dari Muslim Educational Centre of Oxford (MECO) dan Maajid Nawaz dari Quilliam Foundation--sebuah lembaga think tank berbasis di London, yang dibentuk oleh pemerintah Inggris untuk menangkal "ekstrimisme" dan "Islamisme" di Inggris.

BBC nampaknya sengaja menghadirkan Hargey dan Nawaz, dua tokoh yang sebenarnya tidak populer bahkan kurang disukai oleh komunitas Muslim di Inggris. Padahal banyak tokoh Muslim di Inggris yang jauh lebih baik dari kedua orang tersebut. BBC juga tidak mencoba menghadirkan Anjem Choudary, meski oleh pemerintah Inggris Choudary dicap sebagai da'i yang radikal dan ekstrim.

Di tengah acara, Nicky Campbell baru mengatakan bahwa pihaknya memang sengaja tidak mengundang Choudary tanpa menjelaskan alasannya. Yang menarik perhatian, dalam acara itu, Ann Leslie mengambil kesempatan untuk menghina para muslimah berjilbab. Ia menyebut muslimah berjilbab seperti orang yang mengenakan "kantong sampah."

Untunglah para pemirsa yang memberikan pendapatnya dalam acara itu menjadi penyeimbang panel diskusi yang berat sebelah itu. Salma Yaqoob bahkan menjadi sasaran makian pemirsa yang anti-Islam. Tapi tokoh-tokoh seperti Saleem Chagtai, Myriam Francois Cerrah, Chris Allen dan Yusuf Al-Khoei memberikan pandangan yang positif tentang eksistensi komunitas Muslim di Inggris.

Program BBC yang kali ini mengangkat tentang Muslim ternyata mendapat perhatian dari kelompok rasial anti-Muslim English Defence League (EDL). Sekitar 400 komentar masuk ke laman Facebook EDL yang memuat status tentang acara tersebut. Kebanyakan komentar berisi pernyataan kebencian terhadap Muslim. (ln/IW)

Lanjutkan Membaca ...

28 Jan 2011

Heseltine : Mualaf Inggris yang tak Meninggalkan Islam Meski Bercerai

Kisah Mualaf Inggris, Perceraian Tak Membuatnya Meninggalkan Islam

Pekan kemarin media massa internasional memberitakan bahwa jumlah mualaf di Inggris meningkat pesat, meski agama Islam di negeri itu, seperti umumnya di negara-negara Barat, digambarkan secara negatif dan masih menjadi target kecurigaan masyarakat.

Sensus yang pernah dilakukan di seluruh wilayah Kerajaan Inggris menyebutkan bahwa pertambahan mualaf antara 14.000 sampai 25.000 orang. Tapi sebuah studi terbaru yang dilakukan lembaga think-tank lintas agama Faith Matters menyebutkan bahwa jumlah mualaf di Inggris lebih besar dari estimasi selama ini. Menurut lembaga itu, jumlah mualaf di Inggris mencapai 100.000 orang, dimana setiap tahunnya dipekirakan ada 5.000 warga Inggris yang menjadi orang Islam baru atau mualaf.

Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan jumlah orang yang menjadi mualaf setiap tahunnya di Jerman dan Perancis. Di kedua negara tersebut, diperkirakan hanya 4.000 orang yang mengucapkan syahadat.setiap tahunnya.

Lanjutkan Membaca ...