HATI-HATI 10 HAL PEMBATAL SYAHADAT

Allah telah mewajibkan bagi seluruh hambanya untuk masuk ke dalam Islam dan berpegang teguh dengan ajaran-Nya dan menjauhi segala sesuatu yang menyimpang darinya....

Mengenal dan Memahami Manusia dalam ISLAM

Inilah hal pertama yang harus kita pelajari dalam islam yaitu mengenal manusia, mengenal diri kita. Jika ada anak yang tidak berbakti kepada orang tuanya,....

Trading Forex Modal Gratis 15$

Anda mudah dalam Membuka Account Live untuk transaksi real, tidak terbatas membuka akun demo sebagai sarana untuk menguji atau latian, berbagai jenis account forex...

Mengenal Al-Quran.

Al-Quran berasal dari kata : ?َ?? - ???? - ????? - ????? berarti bacaan. Al-Quran adalah Kalamullah yang mulia dan terpelihara

Mengenal Allah

Mengenal Allah SWT, adalah suatu bagian terpenting bagi seorang yang mendeklarasikan dirinya seorang Muslim. Manalah mungkin ia bisa mengatakan dengan lantang bahwa dirinya muslim, sementara ia tidak mengenal dan memahami Allah yang menjadi sembahannya.

Skenario Global Kehidupan Manusia

Kehidupan dibumi telah dilalui pada suatu masa yang penuh dengan kegelapan. Tidak ada toleransi dan persamaan hak diantara mereka. Pertumpahan darah dan permusuhan berlangsung sebagai suatu hal yang biasa.

Makna Dien-ul-Islam

Sesungghnya Islam itu dien samawi yang befungsi sebagai rahmat dan nikmat bagi manusia seluruhnya. Din Islam memiliki nilai kesempurnaan yang tinggi, lagi pula sesuai dengan fitrah manusia dan cocok dengan tuntutan hati nuranimanusia seluruhnya sebagai makhluk ciptaan Allah dalam menerima Dinullah yang hak.

Tampilkan postingan dengan label Timur Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timur Tengah. Tampilkan semua postingan

17 Mei 2011

Kuburan Massal Korban Pembantaian Pasukan AS Ditemukan di Irak


Kuburan Massal Korban Pembantaian Pasukan AS Ditemukan di Irak Barat

Para pejabat Irak menyatakan bahwa mereka telah menemukan mayat 21 orang di sebuah kuburan massal di kota Fallujah di provinsi Anbar Irak barat.
Orang-orang itu dilaporkan tewas dalam baku tembak antara kelompok perlawanan Irak dan pasukan AS pada tahun 2004 di Fallujah, AFP melaporkan pada hari Selasa kemarin (17/5).

Kuburan massal tersebut ditemukan di pemakaman al-Maadhidi di pusat kota selama upacara pemakaman.

"Mayat-mayat itu ditemukan di dalam kantong-kantong dengan huruf Latin dan angka terdapat pada mereka," kata Kepala Polisi Fallujah Brigadir Jenderal Mahmud al-Essawi, menambahkan "mata mereka ditutup, kaki mereka diikat dan mereka menderita luka tembak."

Menurut walikota Fallujah, Adnan Hussein, cara di mana warga Irak itu dikuburkan membuktikan mereka dibunuh oleh pasukan AS.

Situs kuburan massal etrsebut sekarang sedang diselidiki aparat kepolisian Irak.

Sebelumnya pada bulan Februari, pasukan keamanan Irak menemukan kuburan massal di Provinsi Diyala dengan lebih dari 150 mayat terbunuh selama pendudukan yang dipimpin AS di Irak.

Irak terus bergulat dengan kekerasan di tahun kesembilan pendudukan militer Amerika Serikat di negara itu, meskipun adanya kehadiran puluhan ribu pasukan yang dipimpin AS.


Lebih dari satu juta warga Irak tewas selama pendudukan, menurut penelitian media berbasis di California dari kelompok Project Censored.(fq/prtv)
Lanjutkan Membaca ...

15 Mei 2011

Surga Dunia Dalam Masjid Qaboos

Masjid Qaboos dapat melengkapi keindahan alam Negara Oman (Berita SuaraMedia)OMAN (SuaraMedia) –


Masjid Agung Sultan Qaboos melambangkan gaya arsitektur tradisional Islam dalam mode kontemporer.
Ketika Sultan Qaboos di Oman memerintahkan pembangunan Masjid Agung tahun 1992, penbangunan tersebut diperkirakan memakan waktu selama 6 tahun.

Di tahun 1993, istana kerajaan Diwan mengadakan kompetisi untuk menemukan desain terbaik. Konstruksi dimulai di tahun 1995, dipimpin oleh Muhammad Shaleh Makiya, seorang ahli arsitek, Quad Design of London dan Muscat. Pembangunan Masjid yang memakan waktu bertahun tahun menjadi saksi usaha dan dedikasi dalam mewujudkan karya sejati yang tertuang dalam marmer, pasir, batu dan kayu.

Lanjutkan Membaca ...

9 Feb 2011

Demonstran Mesir: Hari Jumat Lusa, "Hari Aksi Unjuk Rasa Besar-besaran"

Demonstran Mesir: Hari Jumat Lusa, "Hari Aksi Unjuk Rasa Besar-besaran"

Kelompok oposisi Mesir pada hari ke-16 unjuk rasa anti-pemerintah di seluruh negara yang dilanda krisis, telah menamakan Jumat lusa mendatang sebagai "Hari Unjuk Rasa Besar-besaran."

Menurut laporan pada hari Rabu ini (9/2), para demonstran Mesir berencana akan berpawai menuju istana presiden di ibukota Kairo pada hari Jumat lusa, seorang koresponden Press TV melaporkan.

Lanjutkan Membaca ...

5 Feb 2011

Suara Baku-tembak Terdengar di Lapangan At-Tahrir, Kairo (Antara)

Suara Baku-tembak Terdengar di Lapangan At-Tahrir, Kairo (Antara)

Kairo (ANTARA/Reuters) - Suara baku-tembak sengit terdengar di Lapangan At-Tahrir di bagian tengah ibukota Mesir, Kairo, Sabtu dinihari, tapi tak ada berita mengenai korban jiwa.

Pemrotes telah menduduki lapangan tersebut selama satu pekan, dan menuntut Presiden Hosni Mubarak turun dari jabatan.

Telah terjadi bentrokan dengan pendukung Mubarak pekan ini.

Lanjutkan Membaca ...

4 Feb 2011

Tiga Skenario Besar Di Mesir

Tiga Skenario Besar Di Mesir

Mesir, bagi jutaan orang Arab yang tengah menonton, berjalan sangat menarik. Tetapi di balik semua harapan untuk perubahan, ada juga bahaya besar. Ini adalah tiga skenario yang mungkin lahir dari peristiwa di Mesir. Inilah skenario pertama.

1. Cut and Run: Mubarak Turun

Rakyat Mesir tak sedikit pun mengurangi aktivitaas protes mereka di jalan-jalan kota-kota Mesir. Tuntutan mereka hanya satu, Hosni Mubarak yang telah berkuasa selama 30 tahun, segera turun dari kursi kepresiden segera. Bahkan tuntutan yang paling jelas untuk Mubarak sebarnya adalah "irhal", yang berarti dalam bahasa Arab hanya "enyah."
Lanjutkan Membaca ...

3 Feb 2011

Seruan Demo Penggulingan Rezim Suriah Juga Terjadi Facebook

Seruan Demo Penggulingan Rezim Suriah Juga Terjadi Facebook

DAMASKUS (voa-islam.com): Sekelompok orang yang tidak diketahui identitasnya di situs jejaring sosial (Facebook), menyerukan hari kemarahan setelah shalat Jumat di semua kota Suriah.

Dikatakan oleh "Pernyataan Hari Revolusi Suriah untuk hari kemarahan" pada situs yang diblokir di Suriah "setelah shalat Jumat tanggal 4 Februari, adalah hari pertama kemarahan orang-orang Suriah".

Pernyataan yang ditujukan kepada Presiden Suriah Bashar Al-Assad menambahkan: "Kami ingin mengatakan bahwa kami tidak anti terhadap pribadi anda, tetapi anti cara pemerintahan individu korupsi, tirani, dan akumulasi kekayaan di tangan kerabat dan rombongan anda", menurut kutipan pers Prancis.

Lanjutkan Membaca ...

Krisis Mesir, Siaran Al-Jazeera Diblokir di Kanada dan AS

Krisis Mesir, Siaran Al-Jazeera Diblokir di Kanada dan AS

Selama krisis politik di Mesir, stasiun televisi Al-Jazeera menjadi pilihan bagi masyarakat Kanada dan AS untuk mengikuti perkembangan terkini di Negeri Piramid itu. Mereka lebih suka mengikuti laporan dari Al-Jazeera yang dianggap menyajikan informasi yang sebenarnya dibandingkan laporan-laporan media massa Barat.

Tapi seiring dengan memuncaknya ketegangan di Mesir, masyarakat Kanada dan AS, termasuk warga di Ohio, Vermont dan Washington DC tidak bisa lagi menyaksikan Al-Jazeera yang disiarkan lewat perusahaan tv kabel di AS, terkait kebijakan sensor yang diberlakukan perusahaan tv-tv kabel di AS. Ironisnya, kebijakan sensor itu diberlakukan pada saat yang sama ketika para pejabat pemerintah AS mengecam keras pemerintah Mesir yang memblokir akses internet dan melarang siaran Al-Jazeera yang meliput gerakan rakyat di Mesir.

Akibat kebijakan sensor di Kanada dan AS, masyarakat kedua negara itu beralih ke situs Al-Jazeera, khususnya situs Al-Jazeera berbahasa Inggris, dimana mereka bisa menyaksikan situasi terkini di Mesir lewat tv streaming. Akibatnya, selama 24 jam terakhir, lalu lintas situs Al-Jazeera meningkat tajam. Kepala Strategis Amerika Utara untuk Al-Jazeera berbahasa Inggris, Tony Burman mengatakan, 60 persen pengakses situs Al-Jazeera yang membuat lalu lintas situs itu meningkat tajam, berasal dari Amerika Serikat.

Lanjutkan Membaca ...

Essam El-Erian : Ikhwanul Muslimin Menolak Dialog

Essam El-Erian : Ikhwanul Muslimin Menolak Dialog

Di tengah kekacauan yang semakin memuncak, dan kemungkinan Israel melakukan infiltrasi terhadap Mesir, dan memberikan dukungan senjata kepada kekuatan pro-Mubarak, Wakil Presiden Omar Sulaiman dan Perdana Menteri Ahmed Shafiq mengundang kelompok-kelompok oposisi untuk dialog. Tetapi berita hasil pertemuan itu belum dapat dikonfirmasi.

Mubarak sendiri telah mempersiapkan rencana matang untuk mempertahankan kakuasaannya dengan cara-cara yang brutal, termasuk menggunakan aparat negara, seperti polisi, intelijen, unsur partai NDP, dan para kiriminal guna menghantam para penentangnya. Mubarak kemungkinan mendapatkan dukungan senjata dari Israel.

Sementara itu, sejumlah kalangan oposisi menolak bertemu dengan wakil pemerintah. Mereka tetap pada tuntutannya agar Mubarak segera mengundurkan diri dari kekuasaannya. Kalangan oposisi menolak segala bentuk dialog, karena ini hanya untuk mereduksi gerakan menurunkan Mubarak.

Lanjutkan Membaca ...

Puluhan Ribu Warga Yaman Kembali Mendemo Presiden Ali Abdullah Saleh

Puluhan Ribu Warga Yaman Kembali Mendemo Presiden Ali Abdullah Saleh

Warga Yaman melakukan aksi "hari kemarahan" mereka dengan menggelar unjuk rasa besar-besaran menentang Presiden Ali Abdullah Saleh, meskipun dirinya berjanji tidak akan maju lagi menjadi presiden.

Sekitar satu juta demonstran diperkirakan melakukan aksi demo di ibukota Yaman, Sana'a, pada hari Kamis ini (3/2).

Sejauh ini, lebih dari 20.000 warga Yaman telah turun ke jalan-jalan di Sana'a, Reuters melaporkan.

Lanjutkan Membaca ...

Meski Presiden Berniat Mundur, Oposisi Yaman Tetap Lanjutakan Demo

Meski Presiden Berniat Mundur, Oposisi Yaman Tetap Lanjutakan Demo

Kelompok-kelompok oposisi di Yaman mengatakan mereka akan melanjutkan aksi protes anti-pemerintah yang telah dijadwalkan meskipun Presiden Ali Abdullah Saleh berjanji untuk berhenti menjabat pada tahun 2013.

Pihak oposisi pada hari Rabu kemarin (2/2) menyambut keputusan Saleh untuk mengakhiri kekuasaannya selama 30 tahun, tetapi mengatakan bahwa mereka tidak akan membatalkan unjuk rasa yang direncanakan di ibukota pada hari Kamis ini (3/2), yang dijuluki sebagai "hari kemarahan."

"Kami menganggap ini inisiatif positif dan kami menunggu langkah konkrit selanjutnya. Adapun rencana kami untuk demo besok, tetap akan dilaksanakan dan akan diatur dengan tertib," kata Mohammed al-Saadi, sekretaris partai Islam Ishlah, Reuters melaporkan.

"Ini adalah perjuangan damai di mana rakyat dapat membuat suara mereka didengar dan mengekspresikan aspirasi mereka," tegasnya.

Demonstrasi massiv anti-pemerintah pecah di Yaman setelah presiden mengusulkan amandemen konstitusi pada bulan Januari lalu yang bisa membuat Saleh menjadi presiden Yaman seumur hidup.

Setelah hari demonstrasi anti-pemerintah di seluruh negeri, Presiden Saleh akhirnya berkata pada Rabu kemarin bahwa ia tidak akan berusaha untuk memperpanjang masa kepresidenannya dan akan mengakhiri kepemimpinannya pada tahun 2013. Dia juga berjanji bahwa dia tidak akan memberikan kekuasaannya kepada anaknya.

"Saya hadir untuk konsesi ini demi kepentingan negara. Kepentingan negara datang sebelum kepentingan pribadi," katanya, menyerukan oposisi untuk membekukan semua protes yang direncanakan.

Analis percaya bahwa langkah baru-baru ini presiden Yaman bertujuan untuk meredakan ketegangan pada saat demonstran oposisi akan menyelenggarakan aksi besar pada hari Kamis.(fq/prtv)

sumber : eramuslim.com
Lanjutkan Membaca ...

Aljazair Khawatir Kejadian Tunisia dan Mesir

Khawatir alami kejadian serupa Tunisa dan Mesir, Aljazair segera cabut pemerintahan darurat

ALGIERS (Arrahmah.com) - Presiden Aljazair, Abdelaziz Bouteflika, mengatakan bahwa pemerintahan darurat yang sudah bertahan selama 19 tahun darurat akan dicabut dalam waktu dekat sebagai upaya nyata untuk mencegah kerusuhan yang berlangsung di negerinya, seperti dikutip sejumlah media pada Kamis (3/2/2011).

Dalam pertemuannya dengan menteri pada Kamis (3/2), presiden juga mengatakan pada televisi dan radio Aljazair yang dikendalikan oleh negara, harus memberikan ruang ke semua partai politik.

Dia menambahkan bahwa aksi protes, yang selama ini dilarang di bawah keadaan darurat, akan diizinkan di seluruh negara yang berpenduduk 35 juta jiwa itu, kecuali di ibukota.

Lanjutkan Membaca ...

Jihad Islam: Rakyat Mesir Harus Lawan "Firaun" Mubarak

Jihad Islam: Rakyat Mesir Harus Lawan "Firaun" Mubarak

Seorang anggota pendiri gerakan Jihad Islam Mesir telah mendesak pengunjuk rasa untuk terus berjuang melawan Firaun (Mubarak) dan partai busuknya.

"Tanda-tanda kemenangan telah muncul di kejauhan, jadi kita harus melanjutkan perjalanan untuk mencabut Firaun dan pendukungnya," kata Sarwat Salah Shehata.

"Dan hal itu harus dilakukan untuk membersihkan Mesir kita yang berharga dari kotoran mereka setelah mereka bertahun-tahun duduk di atas di kemiskinan kita, penghinaan, malu, darurat ... penjara, penyiksaan, dan kelaparan," tambahnya.

Lanjutkan Membaca ...

Cara Mesir Membungkam Internet

Cara Mesir Membungkam Internet

TEMPO Interaktif, -Jumat pekan lalu, sesuatu luar biasa terjadi di Mesir saat aksi demonstrasi besar-besaran menentang rezim Presiden Mesir Husni Mubarak bergolak.

Seluruh jaringan Internet di Negeri Piramida itu, yang jumlahnya mencapai 80 juta, serentak padam alias mati total pada saat bersamaan.

Akibatnya, informasi soal demo berdarah yang sebelumnya mengalir lewat jejaring sosial, seperti Twitter dan Facebook, maupun voice services Skype mandek.

Lanjutkan Membaca ...

Massa Pro-Mubarak Ternyata Polisi Mesir & Preman Israel

Massa Pro-Mubarak Ternyata Polisi Mesir & Preman Israel

Kairo (voa-islam.com) - Kemunculan massa pendukung Mubarak dengan tiba-tiba dicurigai didukung oleh AS dan Israel yang takut kepentingannya musnah. Massa Pro-Mubarak ditengarai sebagai massa bayaran dari Kepolisian Mesir, pegawai pemerintah Mesir, preman dan massa lain dari Israel. Banyak keanehan dalam massa pro Mubarak ini, seperti merangsek maju dengan menggunakan Unta atau Kuda.

Tentunya hal ini bukan cara unjuk rasa yang biasa?

Akibatnya para demonstran pro Presiden Mesir Hosni Mubarak yang tiba-tiba turun ke jalan-jalan Kota Kairo ini langsung terlibat bentrok dengan massa oposisi yang anti pemerintah.
Lanjutkan Membaca ...

Subhanallah!! Sebelum Gugur di Mesir, Imanda Amalia Saksikan Kejaiban Jihad di Palestina

Subhanallah!! Sebelum Gugur di Mesir, Imanda Amalia Saksikan Kejaiban Jihad di Palestina

JAKARTA (voa-islam.com) – Semasa hidupnya, almarhumah Imanda Amalia pernah membagi pengalamannya ketika bertugas di Jabaliya, Palestina, bulan Juli 2010 lalu. Pengalaman berharga itu juga disebarkan ke group Facebook milik Science of Universe, Kamis (3/2/2011) siang.

Inilah catatan Imanda Amalia dari Gaza Strip:

Lanjutkan Membaca ...

Pesan Terakhir WNI Imanda Amalia Sebelum Gugur di Mesir

Pesan Terakhir WNI Imanda Amalia Sebelum Gugur di Mesir

JAKARTA (voa-islam.com) – Kabar mengejutkan datang menimpa warga Indonesia di Mesir. Satu WNI dilaporkan tewas di tengah pergolakan politik di Mesir. Imanda Amalia, seorang warga Negara Indonesia dikabarkan tewas saat bentrok di Mesir terjadi. Manda, panggilan akrabnya, adalah staff UNRWA (United Nations Relief and Works Agency), sebuah badan PBB yang bertugas menangani wilayah konflik di Palestina dan Lebanon.

Seperti dirilis group facebook Science of Universe, Kamis (3/1/2011), sebelum dikabarkan tewas wanita berusia 28 tahun itu terjebak dalam baku tembak antara para pendemo, Rabu (2/1/2011) malam. Di detik-detik akhir hidupnya, ketika terjebak dalam kerusuhan itu, Manda sempat menuliskan pesan terakhir yang dikirimkan ke Blackberry Messenger (BBM).

Lanjutkan Membaca ...

Demonstran Pro Mubarak Gunakan Senjata Otomatis Untuk Menyerang

Demonstran Pro Mubarak Gunakan Senjata Otomatis Untuk Menyerang

Senjata api berat otomatis menyerang kamp demonstran anti-pemerintah di Kairo Tahrir Square sebelum fajar pada hari Kamis ini (3//2) dalam peningkatan dramatis dari apa yang tampak serangkaian serangan yang direncakan terhadap para demonstran anti Mubarak.Setidaknya tiga pengunjuk rasa tewas oleh tembakan, menurut salah satu aktivis.

Para pengunjuk rasa menuduh rezim Mubarak menggunakan kekuatan preman yang dibayar dan polisi berpakaian preman untuk menghancurkan gerakan mereka, sehari setelah presiden 82 tahun tersebut berpidato menolak untuk mundur. Demonstran memamerkan lencana ID polisi demonstran pro Mubarak, mengatakan ID tersebut direbut dari para penyerang mereka.

Lanjutkan Membaca ...

Al-Azhar Serukan Rakyat Mesir Untuk Tidak Saling Menumpahkan Darah

Al-Azhar Serukan Rakyat Mesir Untuk Tidak Saling Menumpahkan Darah

Lembaga riset Islam Al-Azhar Al-Sharif kamis ini (3/2) menyerukan semua rakyat Mesir untuk bertindak rasional dan bersikap tenang serta mencegah dan menghindari terjadinya konfrontasi atau tindakan kekerasan, terutama dalam kondisi saat ini, Al-Azhar juga menekankan bahwa setiap tindakan atau perilaku yang mengarah atau menyulut pertumpahan darah merupakan tindakan terlarang dalam Islam.

Hal tersebut disampaikan oleh Lembaga Riset Islam Al-Azahr dalam pernyataan pers pada penutupan pertemuan darurat di bawah pimpinan Syaikhul Azhar Dr Ahmad Al-Thayyib yang menyerukan adanya dialog nasional segera dalam rangka mengatasi krisis serta untuk menjaga keamanan dan memotong jalan terhadap upaya campur tangan asing, menurut laporan Kuwait News Agency.

Lanjutkan Membaca ...

Hasil Polling: Mubarak Akan Melarikan Diri dari Mesir

Hasil Polling: Mubarak Akan Melarikan Diri dari Mesir

Hasil sebuah jajak pendapat menunjukkan bahwa revolusi rakyat di Mesir akan memaksa Presiden Mesir Hosni Mubarak melarikan diri dari negara itu.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh Press TV, hampir 53 persen responden percaya bahwa Mubarak akan melarikan diri dari negara Afrika Utara tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 persen mengatakan bahwa kerusuhan akan diatasi dengan dukungan dari Amerika Serikat.

Lanjutkan Membaca ...

Lima Demonstran Anti Mubarak Tewas Hari Kamis Ini

Lima Demonstran Anti Mubarak Tewas Hari Kamis Ini


Setidaknya lima pengunjuk rasa anti-pemerintah tewas dan 14 lainnya luka-luka pada dini hari Kamis (3/2) dalam hari ke 10 revolusi di Mesir.

Bentrokan berlanjut sampai hari kesepuluh berturut-turut pada hari Kamis pagi ini (3/2) di ibukota Mesir Kairo pada saat tindakan keras terhadap demonstran yang menyerukan pengusiran Presiden Hosni Mubarak berubah menjadi bentrokan dengan kubu pro Mubarak.

Para pendukung Mubarak melepaskan tembakan ke kerumunan orang di Tahrir Square di Kairo pusat pada dini hari Kamis (3/2), dpa melaporkan.

Lanjutkan Membaca ...