18 Sep 2012

Steven Byers: Seseorang Penting Mempelajari Islam


Siapakah Steven Byers ? Ia adalah seorang Mahasiswa Sains berkewarga negaraan Kanada. Ia berpendapat adalah penting bagi seseorang untuk mempelajari Islam meski sekecil mungkin. Ia kemudian memutuskan memeluk Islam setelah meyakini bahwa Islam adalah sistem keyakinan yang kecocokannya sempurna dengan pemikiran logisnya.

Lima tahun yang lalu, Byers tidak memiliki sistem Keyakinan yang ia ikuti, meskipun ia di besarkan dalam keyakinan kristen, namun banyak hal buruk yang terjadi pada kehidupannya. "Saya selalu bertanya, mengapa Tuhan memperlakukan saya seperti itu, terhadap keluarga saya, atau teman-teman saya? Itu semua tidak masuk akal bagi saya. Dan kemudian membuat saya marah karenanya. Saat itu rasa amat marah disebabkan banyak peristiwa.".

Menemukan Kedamaian

Pada musim semi yang lalu, ia dianjurkan oleh beberapa temannya untuk mempelajari Islam lebih dalam dan apa yang dia temukan adalah sebuah sistem keyakinan yang sempurna bagi pikiran logis. Kemudian pada musim panas, Byers memutuskan untuk menyatakan Syahadat (testimony of faith).

"Saat anda menyatakan Syahadat yang datang dari kejujuran hati anda, maka anda adalah seorang Muslim".

Abdullah Hamza, seorang profesor sains pada University of New Brunswick yang juga menjabat Presiden Fredericton Islamic Association mengatakan sebuah alasan mengapa orang tertarik ke Islam adalah karena disana ada sesuatu yang hilang dalam kehidupan mereaka yang ingin mereka isi. Profesor juga mengatakan bahwa mereka harus menjauh dari dunia materi dalam rangka menemukan kedamaian dalam kehidupannya.

"Islam menyeru anda untuk Shalat 5 waktu per hari, sehingga anda harus memutus diri anda dari hiruk pikuk kehidupan materi."

Tugas utama muslim yang diperlukan dalam Islam yang dapat memperkuat komitmen seorang muslim kepada Allah bagi perdamaian, yaitu sholat lima kali sehari dan membaca wahyu Allah (Al-Qur'an), berpuasa selama bulan lunar Ramadhan, bersedekah, dan jika Anda memiliki uang, ber haji ke kota suci Makkah yang setidaknya dilakukan sekali dalam hidup Anda. Byers belum pernah ke Mekah, tapi ia mengambil bagian dalam puasa Ramadhan untuk pertama kalinya.

“Tidak makan dalam periode hari-hari itu mengajarkan anda disiplin dan mengetuk hati anda untuk merasakan seperti apa orang-orang yang tidak bisa makan".

Ini adalah salah satu dari sekian banyak pengalaman pertama bagi Byers. Namun dia mengatakan
yang masih mudah untuk menyesuaikan pada sistem keyakinan ini karena ia merasakan nilai yang fundamental bagi perdamaian, kasih-sayang dan niat baik yang kini menjadi bagian karakternya.

"Islam selalu bersama anda. Anda lahir didalam Islam, dalam bahasa Arab, kita menyebutnya sebagai FITRAH. Fitrah adalah bagian dari anda. Mereka mulai berjalan bersama ketika mereka sudah siap untuknya."

Byers juga mengatakan adalah penting bagi setiap orang untuk mempelajari Islam meski sedikit, setidaknya untuk menghilangkan kesalahpahaman bahwa Islam adalah agama terror. Byers juga mengatakan jika seseorang menggabungkan tujuannya dan tujuan Islam ke dalam kehidupan mereka, seperti dia, mereka mungkin menemukan kedamaian yang mereka bahkan tidak tahu bahwa mereka sedang mencarinya.


Sumber : www.onislam.net Lihat dalam tampilan PDF

0 comments:

Poskan Komentar