17 Agt 2012

Yuk Kenal Masjid Niujie di Beijing China


Masjid Niujie telah berumur ratusan tahun, dan menjadi perkembangan peradaban islam di Beijing. Tokoh asal Arab bernama Nasaruddin, mengawali pembangunan pada tahun 996 M dan direkonstruksi dan dibesarkan pada masa kaisar Dinasti Kangxi (r. 1661-1722). Masjid Niujie ini selain yang tertua juga menjadi masjid terbesar di Beijing.

Menurut detik.com, Masjid Niujie berada di kompleks seluas 10 ribu meter persegi. Di dalam kompleks terdapat aula atau ruang utama masjid, dua prasasti di kanan dan kiri, menara yang tingginya hanya 8 meter, tempat mengaji, ruangan dokumentasi, dan lain-lain.



Keindahan bangunan masjid ini menjadikannya juga sebagai tempat wisata selain selain fungsi pokoknya yaitu tempat beribadah. Interior dari bangunan ini sangat menarik, seperti umumnya tempat-tempat peribadatan Tionghoa, masjid ini dihiasi dengan ornamen-ornamen dan relief seperti relief naga, patung, dan lain sebagainya. Namun di bangunan masjid ini tidak ada ornamen hewan atau manusia yang menempel di dinding maupun atap dari masjid. Justru banyak kaligrafi tulisan arab yang menghiasi dinding masjid ini. Kaligrafi tersebut ditulis dengan gaya khas Tiongkok, dengan model dan warna yang unik. Warnanya bervariasi, namun mayoritas adalah kuning cerah.

Pada pintu masuk masjid ini dihiasi dengan dinding yang beralaskan marmer putih yang mengkilap. Lantai pada masjid ini juga terbuat dari marmer putih, yang memiliki luas 1600 meter persegi. Di dalam areal masjid juga terdapat sebuah menara setinggi 33 meter, yang beralaskan marmer, dan atapnya dari emas. Menara ini digunakan untuk mengamati posisi bulan, yang dinamakan Menara Pengamat Bulan. Tak hanya itu, menara ini juga digunakan sebagai alat penyeru ketika azan dikumandangkan. Di dalam masjid ini, terdapat sebuah mimbar yang berwarna kuning, dengan gaya arsitektur Arab-Cina. Kapasitas untuk masjid ini 1000 orang jamaah. Ruangan tempat shalat juga memiliki keunikan, shafnya ditata dengan kain putih yang menghadap Ka’bah.

Masjid ini selain menawarkan keunikan gaya arsitektur Tiongkok, juga dapat menambah wawasan kita tentang islam. Tak ada salahnya jika anda berkunjung ke Beijing dan mampir ke Masjid Niujie ini. Anda dapat beribadah di sini dengan mengamati keunikan bangunan dan interiornya jika anda seorang muslim. Atau bagi anda yang non muslim, anda juga dapat menikmati keindahan bangunan masjid ini, namun disarankan agar saat masuk ke dalam masjid menggunakan pakaian yang sopan. Masjid ini dibuka untuk wisata mulai pukul 8 pagi hingga 4 sore waktu setempat. Harga tiket masuk untuk masjid ini 10 Yuan.



Cara menuju lokasi : naik subway jalur 2 turun di Stasiun Changchun, keluar dari pintu C1, kemudian berjalan kaki sekitar 1,5 km ke arah selatan, lalu naik bus 10 dan berhenti di depan masjid.


Menara masjid Niujie yang digunakan untuk mengamati posisi bulan


Sumber: http://cina.panduanwisata.com , detik.com Lihat dalam tampilan PDF

0 comments:

Poskan Komentar