6 Jan 2011

Pelayanan Busway Koridor IX Dipastikan Optimal Pekan Depan


JAKARTA--MICOM: Pelayanan busway koridor IX rute Pinang Ranti-Pluit yang banyak masalah dipastikan bisa berjalan secara optimal pada pekan depan.

"Kami pastikan pekan depan pelayanan busway koridor IX sudah berjalan optimal pekan depan," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Prijanto, di Balai Kota DKI, Kamis (6/1), menanggapi banyaknya keluhan warga pengguna jasa busway terkait minimnya armada beroperasi pada koridor terpanjang dari X koridor bus Trans_Jakarta.


Prijanto menambahkan, sesuai laporan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, seluruh armada sudah siap dioperasikan. Sehingga, jadwal kedatangan busway (headway) dapat dipastikan maksimal 10 menit.

Dari hasil kajian Dishub DKI dan Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), koridor IX minimal membutuhkan sebanyak 69 armada bus single dan 8 armada bus gandeng (articulated bus). Karena itulah, lanjut Prijanto, sudah ada perbaikan pelayanan busway koridor IX menyusul adanya penambahan dua armada bus single baru.

"Setelah ditambah dua unit armada baru hari ini (Kamis, 6/1) dipantau dari halte Semanggi, headway-nya sudah membaik menjadi rata-rata 10-11 menit," kata Prijanto.

Sekarang ini, jelas Wagub, koridor IX baru dilayani sebanyak 37 armada single dan 6 bus gandeng. Padahal, sedikitnya armada rute sepanjang 28,8 kilometer itu mengakibatkan waktu tunggu cukup lama mencapai 20-30 menit. Sehingga wajar bila pengguna jasa busway mengeluh.

Sementara itu, ungkap Prijanto, koridor X yang jaraknya sepanjang 21 kilometer dengan 22 halte saat ini dilayani 17 bus gandeng.

"Koridor X sesuai kajian ITDP memerlukan armada sedikitnya 39 bus gandeng. Jadi masih kurang 22 unit bus lagi akan dipenuhi pada 2011," lanjut Prijanto.

Kendati demikian, segala perbaikan layanan yang dilakukan tidak akan optimal tanpa adanya kesadaran masyarakat untuk tidak menyerobot lajur busway.

Karena itu, ujar Wagub, untuk merangsang kesadaran itu, pihaknya berharap agar satuan tugas (satgas) sterilisasi jalur busway yang timnya berasal dari aparat Polda Metro Jaya, Dishub, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Layanan Umum (BLU) Trans-Jakarta, dan aparat Garnisun TNI dapat melaksanakan tugas dengan baik.

"Sterilisasi jalur busway ini sangat menentukan peningkatan perbaikan pelayanan busway ke depan," imbuhnya.

Mengenai upaya lain, menurut Prijanto, pihaknya membangun sarana penunjang. Di antaranya dengan pelebaran jalan dalam waktu dekat dilakukan di Jalan Raya Bogor (koridor VII) dan Jalan Raya Pondok Gede koridor X menuju halte Pinang Ranti. (*/OL-10) 

Sumber : www.mediaindonesia.com
Lihat dalam tampilan PDF

0 comments:

Poskan Komentar