7 Jan 2011

Tambah KRL Baru, Jadwal Tetap


JAKARTA--MICOM: Untuk mengantisipasi keterlambatan perjalanan dan mengganti sejumlah KRL Jabodetabek yang ditarik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak perusahaannya PT KAI Commuter Jabodetabek menambahkan 90 unit baru KRL yang keseluruhannya siap beroperasi awal Febuari 2011 mendatang.

Namun, penambahan unit tidak membuat jadwal perjalanan di Jabodetabek yang saat ini berjumlah 438 perjalanan pun bertambah.


"Tidak ada penambahan perjalanan Jabodetabek. Semua unit baru hanya akan menggantikan KRL-KRL yang sudah ditarik karena rusak," ungkap Corporate Secretary PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KJC) Makmur Syaheran yang dihubungi Media Indonesia, Kamis (6/1).

Sebelumnya, 40 unit KRL baru sudah dioperasikan beberapa bulan lalu. Ditambah, 20 unit KRL baru yang akan mulai dioperasikan dua pekan lagi. Pada 31 Desember lalu, KJC kembali mendatangkan 30 unit rangkaian ka baru berseri 05 dari Jepang yang saat ini sudah berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"30 unit baru ini terlebih dahulu akan dikondisikan dan disertifikasi. Jadi, baru bisa dioperasikan awal Febuari. Totalnya 90 unit, tapi unit ini hanya akan mengganti sekitar 50 krl yang telah ditarik. Keseluruhan krl merupakan bagian dari 110 krl yang berhasil didatangkan KAI. Sisanya, 20 unit seri 6000, akan kembali didatangkan pada akhir Januari, dan dioperasikan awal Maret mendatang," ungkap Makmur.

Sementara, untuk pengoperasian KRL-KRL baru ini pun, pihak KAI akan membaginya secara proporsional. KRL akan diprioritaskan untuk membantu rute-rute perjalanan yang padat penumpang.

"Sebanyak 55% total penumpang KRL Jabodetabek merupakan penumpang jurusan Bogor-Jakarta. Jadi, rute itulah yang diprioritaskan," katanya.

Saat ini, total KRL yang dioperasikan untuk melayani wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek) sebanyak 386 ditambah 40 unit baru. Namun, dikarenakan penarikkan yang dilakukan KAI akhir-akhir ini, mengakibatkan puluhan krl ditarik dan tidak dijalankan lagi karena sudah tidak layak lai beroperasi. Pihaknya pun masih terus mendatangkan unit-unit baru, demi mengejar target ideal pengoperasian ka Jabodetabek.

"Saat ini masih 386 unit yang dioperasikan. Idealnya, kami harus mencapai 500 unit demi melayani total penumpang Jabodetabek yang per harinya mencapai 500 ribu penumpang," katanya. (*/OL-10) 

Sumber : www.mediaindonesia.com
Lihat dalam tampilan PDF

0 comments:

Poskan Komentar