8 Jan 2011

Uskup Perancis: Kita Akan Menjadi Mayoritas Muslim dalam 20-30 Tahun


PARIS (voa-islam.com): Sekitar satu bulan lalu, imam paroki sebuah gereja di Avignon mengeluhkan aksi vandalisme yang terus menyerang gereja oleh sekelompok anak-anak Muslim yang dipimpin seorang bocah berusia 12 tahun.

Jean-Pierre Cattenoz, Uskup Agung Avignon kepada majalah Kristen Famille Chr├ętienne mengatakan bahwa ia telah bertemu pemuda serupa : "Salib di dada saya kadang-kadang diejek oleh pemuda Perancis keturunan Maghribia. Ketika saya mengatakan kepada mereka bahwa salib ini diberikan oleh Paus Benediktus XVI, mereka merespon: "Siapa itu?""


"Kami berada di titik balik dalam sejarah agama di negara kita. Keluarga "Galia" tradisional Kristen, rata-rata memiliki dua anak. Keluarga Muslim yang tinggal di Perancis, memiliki rata-rata empat hingga enam anak. Dari sini kita bisa melihat bahwa Perancis akan menjadi mayoritas Muslim dalam 20 tahun atau 30 tahun kedepan."

"Aku telah menghabiskan 15 tahun di negeri-negeri Muslim. Aku mempersiapkan diri untuk tinggal di Perancis dengan mayoritas Muslim. Aku hanya bertanya-tanya tentang kondisi dimana kita akan hidup bersama."

Untuk berjuang melawan rasisme yang membangun dinding antara masyarakat kami dan untuk mengembangkan dialog.

Namun faktanya adalah umat Muslim yang paling banyak menjadi korban rasisme.

Uskup Agung Cattenoz ingin membuat sebuah asosiasi dengan perwakilan dari semua agama, yang akan memberikan kata-kata perdamaian ketika situasi "seperti itu" muncul. (Za/IIE)

Lihat dalam tampilan PDF

0 comments:

Poskan Komentar