22 Jan 2011

Imam Masjid Nabawi: Penguasa Muslim Harus Terapkan Hukum Islam


Imam Masjid Nabawi: Penguasa Muslim Harus Terapkan Hukum Islam

MADINAH (voa-islam.com): Syeikh Hussein Alu-Sheikh, imam Masjid Nabawi dalam khutbah Jumat menyeru seluruh kaum muslimin - penguasa dan rakyat mereka - sebelum terlambat untuk bertaubat kepada Allah bahwa taubat yang tulus, dan percaya kepada Allah, dan menjawab perintah-Nya.

Syeikh Alu-Sheikh mengatakan: "Umat Islam sedang mendapat ujian, perpecahan, musibah dan perbedaan yang menakutkan dan mendukakan orang beriman, bahwa umat Islam hari ini baik penguasa dan rakyat memerlukan sesuatu yang memperbaiki kondisi mereka, mengangkat rasa sakit mereka, menghilangkan kesedihan, dan mencegah kerusakan dan kejahatan yang telah menimpa seluruh kaum Muslimin di seluruh dunia", menurut laporan koran Arab Saudi As-Sabaq.

Alu-Sheikh menambahkan: "sesungguhnya seruan dengan panggilan yang mendatangkan kebaikan sangat banyak dan beragam, tapi sayangnya semuanya tidak bersumber dari obat yang nyata bagi umat ini yang memiliki karakteristik sendiri, yaitu kembali menerapkan hukum Al-Quran dan Sunnah", beliau mengarahkan seruan kepada kaum muslimin baik para penguasa maupun rakyat supaya melihat manhaj yang benar yang dipilih oleh Pencipta mereka, dan telah dicontohkan oleh Nabi mereka shallallahu alaihi wasallam, dan salah satu penyebab terbesar kehancuran umat jauh dari ketaatan kepada Allah, menjelaskan bahwa terjadinya banyak masyarakat yang menerapkan hukum buatan manusia, dan meninggalkan Al-Quran dan Sunnah, hanyalah sebagian gambaran berpaling yang nyata dari manhaj Allah, dan berpaling dari manhaj Allah Azza wa Jalla mengakibatkan manusia ditimpa aZab dunia dan di akhirat, gempa bumi, kesengsaraan dan fitnah.


Imam Masjid Nabawi menambahkan bahwa Nabi saw telah memberitahu kita sebuah ucapan yang agung di mana beliau bersabda: "Tidaklah mereka berhukum selain dengan apa yang diturunkan Allah kecuali akan tersebar kemiskinan", Beliau heran dan bertanya: "Jadi pertanyaannya adalah, apakah kaum muslimin baik para penguasa Muslim maupun rakyat mendengarkan hadits ini untuk menjalankannya?, dan mereka berpaling meninggalkan hukum buatan manusia dan konstitusi buatan manusia, dan menerima dengan segenap hati dan jiwa menerapkan hukum Islam dalam semua urusan hidup mereka?", Beliau mengisyaratkan bahwa kenikmatan terbesar bagi umat Muslimin yaitu Allah mengaruniakan atas mereka Nabi yang penyayang, yang telah menjelaskan kepada mereka semua yang dapat memperbaiki kondisi mereka, dan menegakkan hidup mereka, beliau bertanya-tanya: "Kenapa kaum muslimin berpaling dari Sunnah Nabi Muhammad? Mereka membelakangi manhaj dan jalan hidup beliau!bagaimana mungkin mereka akan selamat dan bahagia!!bagaimana mungkin mereka akan mendapatkan kestabilan dan kemakmuran padahal mereka melanggar perintah Nabi saw?!.

Alu-Sheikh mengisyaratkan bahwa saatnya telah tiba bagi para penguasa muslim untuk menerapkan hukum syar'ie, dan menolak hukum buatan manusia, sehingga menstabilkan kondisi mereka, dan tenang situasi mereka, beliau juga berdoa kepada Allah Azza wa Jalla berkenan memberikan penguasa bagi kaum Muslimin mereka yang terbaik, dan memperbaiki kondisi umat ini di mana-mana.

(ar/islammemo)

Sumber : Voa-Islam.com
Lihat dalam tampilan PDF

0 comments:

Poskan Komentar